Hai!

4 comments


Selalu tenggelam dalam pekerjaan dan Instagram di waktu luang sampai-sampai aku lupa untuk menulis disini. 13 Maret 2022 adalah postingan terakhirku disini, berarti udah 9 hari berlalu tanpa update disini, maaf, hehe.

You know, sosial media itu terbaik kalo dibandingin platform lainnya termasuk media blog ini. Si dia itu cepat. Kita ngepost langsung ada yg respon. Trus dia juga tempat rame, makanya ga sulit untuk ditemukan netizen kalo bermain di tempat serame itu.

Dan karena itulah, sosial media begitu adiktif bagi sebagian besar penggunanya. We will certainly drowning into it. "ah mau cek ricek dikit deh..." lalu tanpa sadar 3 jam berlalu hanya buka satu aplikasi (bisa instagram atau tiktok).

Belum lagi dengan psikologisnya. Di sosial media, kita pasti cenderung banyak melihat kehidupan orang lain yang dengan rapinya terkurasi untuk menampilkan sisi terbaik atau terindahnya saja. Lalu kemudian dibandingkan dengan kehidupan kita yang terasa biasa-biasa saja. Lama-lama merana ga jelas. (curcol, haha...)

Ingatlah (self reminder juga nih) kalo semua yang ada di sosial media adalah hasil kurasi agar hanya yg terbaik dan terindah dari kehidupan kitalah yang ditunjukan. Jadi, jangan bandingkan kehidupan kita yang real dengan sisi terbaik orang lain di sosial media.

Ketahuilah, kita semua sama. Secantik-cantiknya model, pasti sama-sama poop dan kentutnya juga pasti bau, hehehe...

Now, the good part is... we all have a choice to stop for a while and enjoy the moment with ourself and with our love ones or doing what we love. 

Live a life, a real one. and share it in the blog karena ini adalah salah satu dari sedikit platform online yang mana tensinya masih bisa diajak slow down. Dan mungkin, slowing down lebih bisa membuat hati kita lebih tenang.





Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

4 comments:

  1. Blog for slowing down dan zen mode! Yes banget 🥺🥺🥺🥺
    Kalau lagi lelah dengan platform sebelah, melipir ke blog adalah solusi ya Kak wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi peri kecil Liaa....
      thank you for visiting here!

      Yups, seperti apa yang pernah dikatakan oleh lucedale, blog itu platform pelan tapi justru itulah nikmatnya, ya kurang lebih seperti itu, hehehe..

      Delete
  2. Beneeeer. Hanya di blog aku bisa ngerasa santai dan seperti JD diri sendiri 😄. Mungkin krn apa yg aku tulis di sana murni sesuai passion, traveling dan kuliner.

    Sbnrnya di media sosial juga sih, yg aku tulis toh hanya random jalan2 dan kuliner yg dilakuin. Tapi kenapa Yaa ngerasa pressure nya juga tinggi. Apalagi kalo ngeliat temenada datangin tempat baru, atau ngeliat ada hotel lucu yg baru buka, LGS tertantang aja buat nyobain duluan. Capeeeek lama2 🤣🤣

    Makanya aku sesekali detoks sosmed, tapi ga utk blog.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yups betul banget kak Fanny, kalo udah seneng apalagi sesuai passion, udah deh...sebanyak apapun, seribet apapun dibawanya seneng dan ga berasa cape sama sekali, dan bahkan bisa jadi aktifitas healing dan refreshing.

      Ga kayak sosial media yang sepertinya sesekali detoks itu perlu sih. Memang pressure dan kecepatannya bikin kita lama-lama berasa cape aja (tp bukan cape dalam arti sesungguhnya sih ya), yaaa.. gitu deh, hahaha.

      Delete

blogging itu kadang rasanya kriik..kriiik.. tapi dengan adanya komen, even just one short saying, will mean the world! really!