I want a home

7 comments

That's it. Memiliki rumah sendiri menjadi impian terbesarku saat ini.

Semenjak menikah, tentu saja memiliki rumah otomatis menjadi keinginan besar. Tapi pada awalnya aku hanya ingin punya rumah di tengah kota, daerah strategis. 

Tapi makin kesini, setelah berlalu sekian tahun dengan sekian banyak pengaruh tentang gaya hidup dan gaya rumah, sepertinya memiliki rumah di desa tidak akan aku hindari, malah sedikit demi sedikit menjadi sesuatu yang kuingini.

Bertani, udara segar, ketenangan, dan slow living adalah sebagian alasan yang membuatku mulai tertarik tinggal di daerah pedesaan.

However, dimanapun aku nantinya memiliki rumah, tentunya akan kubuat menjadi tempat yang layak aku sebut tempatku pulang, menjadi diri sendiri, comfort zone.

But anyway, kadang, bahkan sampai detik inipun aku masih belum bisa membayangkan uangnya darimana untuk sekadar percaya diri bahwa aku bisa membeli rumah karena memang aku belum mampu menabung.

Tapi aku percaya, kalo memang sudah rejekiku, jalanku mendapatkan rumah akan datang dari yang tidak pernah aku sangka-sangka.

All i have to do is pray harder, work harder and my time will come. 


Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

7 comments:

  1. sama mas Ady, kalau inget post ini jadi keinget sama diri sendiri
    zaman pertama kali kerja dulu, bokap udah nawari buat ambil rumah, tapi aku nya masih nyantai nyantai aja, uang buat yang lain
    terus kemarin, ada sodara nawari ada perumahan dengan DP murah, aku nya masih nyantai aja
    padahal di pikiranku isinya, kalau punya rumah sendiri enak juga, ngatur interior sendiri, plus bisa buat invest juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Naaah, nanti kalo kak Ainun ada lagi kesempatan atau seperti diberi jalan untuk memiliki rumah, jangan diabaikan lagi yaaa....

      Kalo kesempatan ada, uang juga cukup, why not... kayaknya ga ada ruginya untuk memiliki properti kan ya? kalo ga kepake bisa disewain ga sih?

      semoga next time kak Ainun bisa memutuskan untuk mengambil rumah dan mengisinya dengan apapun yang kak Ainun sukai!

      Delete
    2. bener banget mas ady, why not.
      kesempatan ga dateng dua kali ya, dan sekarang aku masih suka kepikiran beberapa tahun lalu yg ditawari buat beli rumah tapi nolak

      Delete
  2. Hi! What's with all the moving to Blogspot?! A little sad I kinda lost one of my most loyal readers haha. How are you doing? How's the new job going? I have so much to ask but hopefully still get to see you around the blogosphere albeit the different platforms now!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Holaaa Bila, never expected you to visiting me here. so happy to find that it's youuu...

      i'm doing fine, the new job is pretty exciting, still learning but i'm excited to learn more.

      Btw, meskipun udah pake platform blogspot lagi, tapi kalo berkunjung ke blog Bila mah sama aja kok, .com... so no worry, kamu ga kehilangan satu readers, kamupun ga kan kekurangan teman readers because your blog is awesome!

      Delete
  3. Semangaaaat mas Ady 👍😊.. ga ada yg ga mungkin, Krn rezeki bisa datang kapan aja. Yg penting kita nya mah doa dan usaha. Akupun dulu ga nyangka bakal ada rumah, walopun jalannya harus melalui pemberian mertua hadiah nikah 😅. Itu yg aku maksud rezeki tidak disangka datangnya.

    Mau dimanapun lokasinya, yg penting mah rumah sendiri ya mas. Aku pernah ngomong juga ke suami, kalo udah pensiun, enak kayaknya hidup di tempat yg lebih slow pace... Ga kayak Jakarta yg segala sesuatu kayak dikejar2. Aku sih berharap daerah solo pinggiran . Apalagi kampung suami juga di sana. :). Ngumpulin duit dulu supaya bisa kebeli rumah daerah sana 😄..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes, akupun selalu percaya dengan hal itu. mungkin tidak hari ini atau minggu depan, tapi pasti ada momennya dimana aku akan punya rumah sendiri.
      Yang penting berdoa dan berusaha terus.

      Soal lokasi juga, makin kesini akupun lebih memikirkan untuk 'lebih kepinggir' biar tenangnya dapet juga.

      tapi dimanapun, yang penting itu rumah kita. isi dengan hal-hal yang membuat kita selalu ingin pulang ke rumah.

      Hayu semangat ngumpulin duiiit biar kebeli rumah!

      yeay, thank you kak Fanny udah berkunjung

      Delete

blogging itu kadang rasanya kriik..kriiik.. tapi dengan adanya komen, even just one short saying, will mean the world! really!