Sabtu, 04 Oktober 2014

Bandung Dago Festival 2014 part V

Juicy luicy kalo ga salah namanya, ini lagi check sound dulu. dan vokalisnya kocak ngomongnya, dalam bahasa sunda, doi bilang doi tegang dan perlu dikasih tepuk tangan biar ga tegang :D "duh, aing tegang yeuh, aslina... tepuk tangan heula atuh lah ameh teu tegang!" dan doi tiap kalo tegang pasti bilang gitu, tapi dari cara ngomongnya ga memperlihatkan ketegangan yg ampe bikin gugup. Entah deh tegang apanya sebenernya -..-

Bandung itu kota kembang braay, makanya di tiang lampu jalanan pun ada kembangnya. hehe... :*

Topi dan kemeja corak polkadot yang kancingnya dipasang semua. Style remaja khususnya di Bandung akhir-akhir ini. Gue pernah coba, selain ga punya kemeja yang agak longgar kancing paling atasnya, juga karena style seperti ini cocoknya sama cowo yang badannya kurus, dan gue ga sekurus itu. jadi kalo elu gede lebih ke gendut,apalagi berleher lebar, sebaiknya ga usah maksain pake outfit macam gini, KECUALI jika punya kemeja yang lingkar lehernya lebih longgar dan gede daripada diameter leher elu.

Topi rimba dengan corak warna macam dye tie yg seperti kena lunturan banyak warna baju ternyata menarik juga ya. Entah deh kalo bajunya punya warna yang polos dan gelap, bakal cocok apa engga.

Bukan, bukan changcuters, tapi juicy luicy, yang vokalisnya-kalo-tegang-minta-diberi-tepuktangan-itu.

Nah, seperti yang pernah gue bilang di postingan sebelumnya. kalo celana pendek selutut itu, mau dari bahan dan warna apapun, akan lebih cocok dengan atasan simpel seperti sehelai kaos, atau kemeja. Dan doi diatas sepertinya setuju sama pendapat gue. :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

feel free to write and comment