untitled

Di ruang persegi ini aku hidup, menghabiskan waktu sehari semalam. sesekali keluar hanya untuk sekedar memenuhi hasrat perut dan keinginan untuk bersosialisasi. Tapi setelah aku didalam ruangan ini, aku hanya ingin sendiri menikmati kesendirian itu sendiri.

Aku ini tidak tahu apakah aku ini orang baik atau tidak, yang aku tahu bahwa aku lahir sendiri dan sepertinya matiku kelak akan sendiri juga. Menjadi solitude bukanlah ciri-ciri seorang manusia, dan secara tidak sengaja aku adalah seorang manusia. Aku tidak tahu apakah aku orang yang baik atau tidak, namun tidak mau menyakiti hati orang lain adalah garis batasku.

Bagiku, bahwa untuk tidak menyakiti hati orang lain itu adalah dengan tidak sedekat mungkin dengan orang lain, termasuk teman.

Aku tidak pernah punya teman yang benar-benar membuatku berfikir kalau dialah salah satu tempatku berbagi, dialah yang pantas untuk kujadikan tempat pencurahan dan berbagi mimpi. terkadang aku sedih dengan kenyataan itu, tapi seringkali aku merasa bahwa aku tidak punya masalah dengan semua itu.

Aku masih punya keluarga, kedua orangtua dan kakak-kakak yang tulus sayang padaku. juga sekarang ada seseorang yang tulus menyayangiku. Mereka melengkapiku.

Teman. Bagiku hanya kebetulan berada pada bis yang sama dengan tujuan yang sama. Namun setelah keluar dari bis?kita tidak saling meninggalkan tapi waktu dan keadaan membuatkan ruang yang lebar bagi kita. membiarkan kita hidup dengan pola sendiri-sendiri.

Disini, tetap dengan alunan melodi Dario Marianelli. Aku sendiri diruangan persegi ini dan menikmatinya. Kalianpun disana, senyum lebarku akan terus tersimpul selama kalian bersenang-senang dengan apapun kalian, disana.

Tapi sekarang, bis kita belum sampai tujuan. waktu belum cukup umur untuk memberi jarak pada kita. maka selama itu, aku akan menikmatinya bersama kalian dan kelak mengenangnya diruanganku sendiri, seperti yang sudah aku lakukan dengan bis sebelumnya.

Aku tidak tahu apakah aku ini orang baik atau tidak, tapi sejauh ini aku tidak tahu definisinya.





1 komentar :

  1. dan perpisahan dengan teman selalu menimbulkan kekuatiran, apakah aku akan menemukan teman lain seperti kalian??

    BalasHapus

feel free to write and comment