Rabu, 23 Maret 2011

Listen or not to....

Seorang teman pernah curhat dan menanyakan apakah dia adalah seseorang yang terlihat baik atau tidak baik karena dia bilang banyak teman kelas yang menilai kalau dia adalah seseorang yang "bandel" dan dia benci akan hal itu karena dia merasa kalau dia sudah bersikap cukup baik. tidak ada yang salah.

Menurut saya, dia adalah pribadi yang cukup baik. mungkin bahasanya sedikit agak keluar kontrol kalau emosinya sedang naik dan itu normal untuk orang semuda dia. labil.

Tahu ga?bagi saya adalah penting untuk menyaring apa kata orang, pendapat orang. Sudah menjadi sifat dasar manusia untuk bersaing dan menjadi yang terbaik dimata sesama dan persaingan ini kerap kali dilakukan dengan berbagai cara, termasuk dengan saling menjatuhkan.

Manusia tidak ada yang sempurna, setiap kepala menusia berisi program-program yang berbeda dan lingkungan mempengaruhi. sangat berpengaruh.

Lingkungan memberi kita batasan-batasan, opini dan penilaian tentang apapun termasuk tentang apa yang disebut dengan orang baik atau orang tidak baik.

Balik lagi ke curhatan teman saya.

Nah, lalu timbul pertanyaan. Jika kita merasa baik, kenapa tetap saja ada orang yang berfikir kalau kita adalah orang tidak baik?terus kalau ternyata kita memang orang yang tidak baik, lalu kenapa ada saja orang yang menilai kalau kita adalah seorang teman yang baik. Adakah yang salah dengan ini semua?

Sangat rumit jika kita menekankan diri pada apa yang dikatakan oleh orang lain atau penilaian orang lain karena dengan sikap yang sama akan didapatkan banyak perbedaan pendapat yang disebabkan oleh perbedaan opini pada tiap kepala orang.

Lalu, apa yang bisa dilakukan?

Cobalah untuk menyaring informasi dari luar dengan mengambil apa yang memang baik untuk kita dan ga usah fikirkan hal-hal yang negatif apalagi tidak berguna sama sekali.

Yakini apa yang menurut kamu memang benar. barengi dengan ilmu.

Please let me know if i wrong.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

feel free to write and comment