Rabu, 18 Oktober 2017

Potret Analog : My first Roll

Postingan kali ini agak khusus karena saya mulai untuk memberi kategori untuk blog post. Kategori khusus ini adalah 'Potret Analog' karena saya juga memang masih memotret dengan film dan kamera analog. But fyi, until today i still shoot both with digital and film.

What about with film?--sebetulnya pertamakali saya memiliki kamera adalah dengan kamera analog, jadi sedikit banyak sudah tahu bagaimana rasanya main 'film'. Awalnya berasa sangat senang karena yang penting adalah foto, tapi lama-kelamaan bosen dan pengen beli digital.

Selasa, 17 Oktober 2017

Blogwalking these days

Rasanya menyenangkan, seperti masa dulu dimana blogging adalah sesuatu yang keren di mata anak muda pada saat itu. 
Salah satunya adalah blogwalking. Blogwalking adalah satu istilah atau lebih tepatnya adalah kegiatan berkunjung ke blog orang lain, baca-baca, lihat-lihat dan tentu harus meninggalkan komen yang 'sesuai' gak asal ninggalin footprint, ngiklan dgn link blog sendiri. Tapi ga apa-apa sih, bebas.
Blogwalking adalah upaya para blogger untuk memperluas jaringan pertemanan dengan sesama blogger yang punya kesamaan interest atau berbeda samasekali.


Tapi teknologi dan social media sudah berkembang pesat, makin kesini, sesuatu yang agak ribet mulai ditinggalkan dan hal-hal yang bersifat simpel, cepat, spontan, menjadi favorit semua orang termasuk saya, dan blogging sekarang sudah mulai ditinggalkan, hanya tertinggal orang-orang lama yang tentunya sudah punya nama, buah dari konsistensi ngeblog.

Senin, 16 Oktober 2017

People around the alley

Sebagai seorang photo enthusiast, ada dua hal yang selalu saya lakukan berkaitan dengan fotografi yaitu lihat-lihat foto di media apapun baik itu di internet ataupun dari buku-buku fotografi atau memotret. Kali ini berangkat dari keisengan, saya menemukan satu ide untuk memotret orang-orang yang lalu lalang disekitar gang dekat rumah, dan ya beginilah hasilnya.
Nah, alasan saya untuk mengeditnya dengan hitam putih karena pertama ketika saya kasih tone warna, ga ada yang sesuai tapi ketika tanpa warna alias hitam putih, foto-fotonya jadi terlihat agak 'kuat', but well yaa...it's only my opinion.
Btw, you should start your own 'adventure' on photography, jangan diam aja, iseng-iseng motret di daerah sendiri dulu.

Minggu, 15 Oktober 2017

Candid

Tantangan dari memotret orang-orang ga dikenal di ruang publik adalah ternyata kebanyakan orang khususnya yang selama ini saya alami enggan untuk dipotret oleh orang gak dikenal, padahal faktanya hari ini kebanyakan orang Indonesia paling gemar untuk selfie atau berfoto ria baik itu sendirian atau banyakan.
Mungkin harus mulai untuk bertanya dan meminta izin jika ingin meminta foto, mungkin dengan itu saya bisa lebih leluasa untuk memotret orang tanpa takut kena tegur walaupun ada sisi yang hilang yaitu ekspresi atau sikap natural seperti yang tidak dipotret.
Karena menurut saya, street photography ini adalah mengenai memotret dan mengambil moment di jalanan apa adanya tanpa arahan atau skenario, well, but it's only in my own opinion.

what say you?

Sabtu, 14 Oktober 2017

A Photograph

"When you photograph people in color, you photograph their clothes.
But when you photograph people in black and white, you photograph their souls"
-Ted Grant











Jumat, 13 Oktober 2017

Sudut Pandang

Sebuah foto itu layaknya seperti sudut pandang seseorang terhadap sesuatu. Bisa sangat berbeda dengan orang lain, tapi bisa juga dapat teman yang mempunyai sudut pandang yang sama.
Intinya bukan tentang berbeda atau sama, tetapi mengenai kejujuran kita dalam mengungkapkan apa yang menjadi sudut pandang kita.
Fotografi itu bisa sangat personal, jangan terlalu berharap disukai banyak manusia karena ternyata setiap kepala itu beda-beda dan malah disitulah keindahannya. Kalopun sama, itu hanya bonus yang menyenangkan. Yang penting sampaikan saja dulu.
Let's have some fun!










Selasa, 10 Oktober 2017

Photography is Personal

"Photography is an art of observation, it has little to do with the things you see and everything to do with the way you see them" -Elliot Erwitt.
Ketika saya membaca quotes dari Elliot Erwitt ini, yang pertama terlintas adalah bahwa fotografi ternyata adalah sesuatu yang sangat personal, dan karenanya mungkin kebanyakan orang bisa saja tidak akan mengerti mengenai satu fotografi dari seorang fotografer. Maybe, all they see is only a pictures. 
Oleh karena itu, sepertinya akan sangat keliru jika kita memotret dengan tujuan hanya untuk menyenangkan banyak orang dan mengesampingkan apa yang sebenarnya kita sukai dalam berfotografi.
Pada era dimana semua orang sepertinya bisa membuat foto yang bagus, disitu secara tidak sadar akan timbul persaingan siapa yang paling populer dan siapa yang paling bagus. Semua orang berlomba bersama-sama untuk menjadi yang paling unik dan paling beda, tapi kebanyakan salah kaprah dan hanya 'yang penting beda'.
Kita lupa bahwa esensi fotografi itu bukan untuk menjadi populer semata tetapi untuk menyampaikan sesuatu. Lupa bahwa yang terpenting ternyata adalah menjadi diri sendiri dan bukan 'asal beda'.
Sekian lama saya lupa dengan hal itu, dan semoga sekarang, anggap saja bahwa blog ini sebagai reminder bahwa fotografi ini adalah untuk diri saya sendiri, untuk menyenangkan diri. Baru setelah itu, jika beruntung akan menemukan orang-orang yang mempunyai kesenangan yang sama dengan apa yang kita buat.









Senin, 09 Oktober 2017

Mutual Connection

Mempunyai sekaligus kamera digital dan kamera film mempunyai benefit tersendiri bagi saya sebagai seorang photo enthusiast.
Digital membuat saya menjadi ceroboh, kurang peka, dan lama-kelamaan membuat saya ngasal motret karena kemudahan digital untuk menghapus foto jika tidak sesuai keinginan. Dalam satu hal, ini bagus karena kita bisa belajar lebih cepat, tapi dari sisi lain lama-kelamaan membuat kita 'sloppy' dan melupakan pentingnya untuk menunggu dan menikmati proses kreatif yang lambat, menunggu momen.
Mempunyai kamera analog memberi kendali dan sebagai reminder bahwa proses yang lambat itu justru adalah kenikmatannya, mengambil foto penuh perhitungan dan 'mindfully'.















Minggu, 08 Oktober 2017

Photography is for me.

Bagiku, fotografi adalah salah satu media yang bisa digunakan untuk mengekspresikan apa yang aku lihat dan ingin aku perlihatkan.
Aku termasuk orang yang tidak terlalu mahir bermain kata, seperti paragrafi ini.
Maka foto adalah seperti solusi untukku berekspresi, menyampaikan sesuatu, dan produktif membuat sesuatu.
was it too shallow?
hehe...