Rabu, 21 November 2012

bicara tentang hujan.

Hujan itu katanya indah, aku setuju itu. Hujan itu menyenangkan jika turunnya tepat disaat aku terduduk hangat dikamar dengan secangkir kopi panas. Hujan itu pembentuk keindahan loh, karena musim hujanlah pasangan yang sudah siap lahir bathin ingin menikah dan melakukan perkawinan. hujan itu indah, indah itu cinta.

Tapi semua hal itu ada tapinya termasuk keindahan itu sendiri. Katanya sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, begitupun dengan hujan. hujan itu terdiri dari air dan ajaibnya dari hujan adalah bisa membuat air lain mengalir bukan darinya.

Seorang suami bisa meneteskan air mata bahagia ketika melihat istrinya baru saja bertarung antara hidup dan mati untuk melahirkan buah cinta mereka dan buah hati tersebut lahir ketika hujan deras.
Seorang ayah bisa meneteskan air mata karena kehilangan rumah yang telah dibangunnya selama belasan tahun dengan satu sapuan banjir. 
Banjir itu datang dari jutaan tetes air hujan, turun sepanjang hari dan cinta hujan terhadap bumi sepertinya sedang berlebihan.

Hujan itu indah, namun bisa juga menyakitkan. Tapi, yang salah itu bukan hujan melainkan kita yang salah memperlakukan hujan seperti seharusnya.

Begitupun cinta, biarkanlah mengalir dan semoga kamu akan selalu merasakan keindahannya. Namun jangan pula menolak belajar dari sakitnya.

Cintailah lah hujan seperti kamu yang mencintai cinta.

jaga kesehatanmu wahai penikmat hujan.

2 komentar:

  1. I like the analogy between rain and love. I also like the last two sentences. good work om :D

    BalasHapus
  2. hujan itu cinta, hujan itu indah kalo kita lagi ngga kedinginan,, cinta itu indah kalo datengnya saat kita lagi mencintai juga..

    BalasHapus

feel free to write and comment