Minggu, 04 September 2011

Just do, dont think that much

Tadi Siang saya twitteran dengan teman kerja dulu.
Namanya Putri dan dia panggil saya abang padahal muka saya masih muda banget *damn!*
Kita ada beberapa persamaan, pertama sama-sama punya aura zodiak Capricornus, trus sama jg suka baca buku dan pengen bisa nulis dengan baik, bahkan mungkin pengen sama-sama jadi penulis seperti yang saya pengen.

Dia juga punya blog loh,datengin aja ke http://panggilakuputri.blogspot.com, kurang lebih konsep blognya sama dengan saya. *ga tau deh blog gue kyk gmn,he*

Ini kenapa jadi ngomongin si putri,damn...keluar topik!! *aaargh...
oke,lanjut.

Tadi di twitter kita sempet ngebahas tentang segimana susahnya ngeluarin unek-unek di otak untuk dituang dalam sebuah paragraf yang utuh dan enak dibaca.

ya, memang sangat susah untuk memulai sebuah tulisan, tapi selama saya menulis amatiran seperti sekarang ini. yang paling susah ada memulainya.
karena memulai aja dipikirin, seperti mau nulis temanya apa, judulnya apa, trus pengen tulisan yg enak dibaca dan kalau bisa gaya penulisannya sama dengan gaya penulis yg kita sukai.
Repot kan?belum apa-apa tapi sudah didera dengan banyak prasyarat yg sebenarnya ga harus gitu juga.

Sebenarnya yang harus kita lakukan dan bener-bener harus kita lakukan adalah ya mulailah menulis. Jgn banyak acara mikir, kelamaan.keburu imsyak!

See! belum apa-apa tapi tulisan saya udah beberapa paragraf, ya walaupun tulisannya masih acak-acakan dan kadang bikin bingung tapi kan its a start,right?
angka pun dimulai dari 1 loh sebelum ke angka 9. :)

Ini semua bisa saya tulis karena selain sedang mood jg karena lagi bisa ngebuang para pikiran-pikiran penghambatnya.

Dan kalau ingin jadi penulis itu,harus dan mutlak menjadi keharusan adalah memiliki kesukaan yang sangat dengan membaca. Bahkan jadikanlah kegiatan membaca itu sebagai suatu kebutuhan layaknya makan.

Membaca membuat pembendaharaan kata kita semakin kaya dan bisa semakin tahu gimana caranya bermain kata dalam sebuah kalimat atau paragraf yang dapat membuat pembacanya larut dalam isi tulisan yang hendak kita sampaikan.

Read first then you will know how to be a good writer.

Sebenarnya kalau diterusin bakal ga tamat nih tulisan dan akan semakin ga karuan, makin ga nyambung dengan judulnya, oleh karena itu sangat baik jika saya akhiri saja sampai disini.

see yaa soon readers, thanks for reading me..
i would love to read your comment here :)

3 komentar:

  1. setuju banget!! budayakan membaca seperti suatu kebutuhan layaknya makan... hehe

    BalasHapus
  2. kunjungan balikkk ;)

    ah, sama.. saya juga suka nulis. tapi saya sama sekali gak punya basic jurnalis. menurut saya itulah justru seninya :p

    biasanya memang kita punya kiblat dalam menulis. apa yang kita baca dan apa yang kita tulis itu biasanya punya gaya bahasa yang sedikit mirip. namanya juga terinspirasi.. ya gak? :p dan blog adalah tempat paling oke untuk menuangkan apa yang ada di kepala..

    BalasHapus
  3. hahaha gk nyangka obrolan kita di twitter bisa sampe jadi tulisan di blog ini. setelah dipikir-pikir setiap orang pasti punya gaya masing-masing dalam menulis jadi be ur self aja bang :)

    BalasHapus

feel free to write and comment